PT. Royal Dinata Indonesia - Ruko Little Ginza P02/267 Citra Raya Tangerang
0813-1644- 2353
APAR Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Penggunaannya

Apa Itu APAR?

APAR adalah singkatan dari Alat Pemadam Api Ringan, yaitu alat pemadam kebakaran portabel yang dirancang untuk memadamkan api pada tahap awal sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.

APAR biasanya ditempatkan di rumah, kantor, toko, gudang, kendaraan, apartemen, hotel, dan berbagai fasilitas umum sebagai bagian dari sistem keselamatan kebakaran.

Keberadaan APAR sangat penting karena dapat membantu mencegah kerugian yang lebih besar, baik terhadap harta benda maupun keselamatan jiwa, saat terjadi kebakaran kecil.

Fungsi APAR

Fungsi utama APAR adalah:

  • Memadamkan api pada tahap awal kebakaran.
  • Mencegah penyebaran api ke area yang lebih luas.
  • Memberikan waktu bagi penghuni untuk melakukan evakuasi.
  • Mengurangi risiko kerusakan properti dan peralatan.
  • Menjadi alat pertolongan pertama dalam keadaan darurat kebakaran.

Jenis-Jenis APAR

fungsi apar

1. APAR Powder (Dry Chemical Powder)

Jenis APAR yang paling umum digunakan karena serbaguna.

Cocok untuk:

  • Kebakaran benda padat seperti kayu, kertas, kain.
  • Kebakaran cairan yang mudah terbakar seperti bensin dan solar.
  • Kebakaran yang melibatkan peralatan listrik.

Kelebihan:

  • Efektif untuk berbagai jenis kebakaran.
  • Harga relatif terjangkau.

Kekurangan:

  • Meninggalkan residu bubuk yang perlu dibersihkan.

2. APAR CO₂ (Karbon Dioksida)

Menggunakan gas karbon dioksida bertekanan tinggi.

Cocok untuk:

  • Peralatan listrik.
  • Server komputer.
  • Panel listrik.

Kelebihan:

  • Tidak meninggalkan residu.
  • Aman untuk peralatan elektronik.

Kekurangan:

  • Kurang efektif di area terbuka yang berangin.

3. APAR Foam

Menggunakan busa untuk menutupi permukaan bahan yang terbakar.

Cocok untuk:

  • Cairan mudah terbakar.
  • Kebakaran minyak.

Kelebihan:

  • Mencegah api menyala kembali.

Kekurangan:

  • Tidak disarankan untuk kebakaran listrik.

4. APAR Clean Agent

Menggunakan bahan pemadam yang tidak meninggalkan residu.

Cocok untuk:

  • Ruang server.
  • Laboratorium.
  • Ruang dengan peralatan elektronik bernilai tinggi.

Kelebihan:

  • Bersih dan tidak merusak perangkat elektronik.

Kekurangan:

  • Harga lebih mahal dibanding jenis lainnya.

Kelas Kebakaran dan APAR yang Sesuai

Kelas A

Bahan padat mudah terbakar:

  • Kayu
  • Kertas
  • Kain
  • Plastik

Kelas B

Cairan mudah terbakar:

  • Bensin
  • Solar
  • Cat
  • Thinner

Kelas C

Peralatan listrik:

  • Panel listrik
  • Komputer
  • Mesin listrik

Kelas K/F

Minyak dan lemak masak:

  • Dapur restoran
  • Area pengolahan makanan

Memilih jenis APAR yang sesuai dengan potensi kebakaran sangat penting agar pemadaman efektif dan aman.

Cara Menggunakan APAR

Gunakan metode PASS:

P – Pull

Tarik pin pengaman.

A – Aim

Arahkan nozzle ke pangkal api.

S – Squeeze

Tekan tuas APAR.

S – Sweep

Sapukan semprotan dari kiri ke kanan hingga api padam.

Saat menggunakan APAR:

  • Berdiri dengan jarak aman.
  • Jangan mengarahkan semprotan ke bagian atas api.
  • Fokus pada sumber atau pangkal api.

Kapan APAR Harus Digunakan?

APAR digunakan ketika:

  • Api masih kecil.
  • Jalur evakuasi masih aman.
  • Pengguna memahami cara mengoperasikan APAR.

Jangan mencoba memadamkan api jika:

  • Api sudah membesar.
  • Asap sangat tebal.
  • Terdapat risiko ledakan.
  • Keselamatan diri terancam.

Segera evakuasi dan hubungi petugas pemadam kebakaran.

Perawatan dan Pemeriksaan APAR

Agar selalu siap digunakan:

  • Periksa tekanan secara berkala.
  • Pastikan segel dan pin masih utuh.
  • Periksa kondisi tabung dari karat atau kerusakan.
  • Lakukan servis sesuai rekomendasi produsen.
  • Isi ulang setelah digunakan, meskipun hanya sebagian.

Mengapa Rumah dan Usaha Perlu Memiliki APAR?

Banyak kebakaran kecil dapat dikendalikan dalam hitungan detik apabila tersedia APAR yang berfungsi dengan baik. Memiliki APAR merupakan investasi keselamatan yang dapat melindungi keluarga, karyawan, pelanggan, dan aset berharga dari risiko kebakaran.

Dengan memilih jenis APAR yang tepat serta memahami cara penggunaannya, setiap orang dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran.