



Baca dengan baik untuk tatacara penggunaan apar yang benar, metode yang paling umum digunakan adalah PASS:
- P = Pull (Tarik pin pengaman)
- A = Aim (Arahkan nozzle ke pangkal api)
- S = Squeeze (Tekan tuas APAR)
- S = Sweep (Sapu semprotan ke kiri dan kanan)
1. Pastikan Aman Sebelum Memadamkan
Sebelum menggunakan APAR:
✅ Pastikan api masih kecil dan belum menyebar luas.
✅ Pastikan Anda memiliki jalur evakuasi di belakang.
✅ Pastikan jenis APAR sesuai dengan jenis kebakaran.
✅ Hubungi petugas darurat atau tim tanggap darurat meskipun api terlihat kecil.
Jangan mencoba memadamkan api jika:
- Api sudah mencapai langit-langit.
- Asap sangat tebal.
- Terdapat risiko ledakan.
- Anda tidak yakin jenis bahan yang terbakar.
2. Ambil dan Periksa APAR
Periksa:
- Segel dan pin masih terpasang.
- Manometer berada pada area hijau.
- Selang tidak pecah atau tersumbat.
- Tidak ada kerusakan pada tabung.
- APAR belum melewati masa inspeksi.
3. Tarik Pin Pengaman (Pull)
Tarik pin yang berada di bagian atas APAR.
Pin berfungsi mencegah APAR aktif secara tidak sengaja.
Setelah pin dilepas, APAR siap digunakan.
4. Arahkan Nozzle ke Pangkal Api (Aim)
Posisi yang Benar
Berdirilah sekitar:
- 2–3 meter dari api kecil.
- Lebih jauh jika api cukup besar.
Jangan menyemprot bagian atas nyala api.
Arahkan ke:
- Pangkal api.
- Sumber bahan bakar yang terbakar.
Karena di situlah proses pembakaran terjadi.
5. Tekan Tuas APAR (Squeeze)
Pegang selang/nozzle dengan satu tangan.
Tekan tuas secara penuh menggunakan tangan lainnya.
Media pemadam akan keluar melalui nozzle.
Untuk APAR powder:
- Akan keluar serbuk putih/kuning.
Untuk APAR CO₂:
- Akan keluar gas putih dingin.
6. Sapu Semprotan Kiri-Kanan (Sweep)
Gerakkan nozzle secara perlahan dari:
- kiri → kanan → kiri → kanan
Tetap fokus pada pangkal api.
Lanjutkan hingga:
- Api benar-benar padam.
- Tidak ada bara atau nyala kembali.
Jarak Ideal Penggunaan APAR
| Jenis APAR | Jarak Awal |
|---|---|
| Powder ABC | 2–5 meter |
| CO₂ | 1–3 meter |
| Foam | 2–4 meter |
| Water | 2–4 meter |
Jika api mengecil:
- Mendekat secara bertahap.
- Tetap siapkan jalur mundur.
Setelah Api Padam
- Amati area selama beberapa menit.
- Pastikan tidak ada nyala ulang.
- Laporkan kejadian.
- Isi ulang atau servis APAR yang telah digunakan, meskipun hanya sebentar.
Kesalahan yang Sering Terjadi
❌ Menyemprot bagian atas api.
❌ Berdiri terlalu dekat dengan api.
❌ Berdiri membelakangi jalur keluar.
❌ Menggunakan APAR yang salah jenis.
❌ Tidak memeriksa tekanan APAR terlebih dahulu.
❌ Berhenti menyemprot terlalu cepat.
Jenis APAR dan Kelas Kebakaran
| Jenis APAR | Kelas A | Kelas B | Kelas C |
|---|---|---|---|
| Air | ✅ | ❌ | ❌ |
| Foam | ✅ | ✅ | ❌ |
| CO₂ | ❌ | ✅ | ✅ |
| Dry Chemical ABC | ✅ | ✅ | ✅ |
Tips penting: Saat pelatihan K3, peserta biasanya diajarkan aturan "P.A.S.S." karena mudah diingat dan efektif untuk hampir semua jenis APAR portabel. Jika digunakan dengan benar dalam 5–15 detik pertama, APAR sering kali mampu memadamkan kebakaran tahap awal sebelum berkembang menjadi kebakaran besar.
